Otamendi Merasakan Argentina Yang Berbeda Tanpa Messi

Bek Manchester City Nicolas Otamendi mengaku bahwa dia merasakan ada perbedaan saat Argentina bermain tanpa Lionel Messi. Dia juga merasa bahwa La Albiceleste seharusnya bisa menguasai bola lebih lama saat melawan Italia.

Otamendi sempat mencatatkan satu peluang emas di babak pertama saat melawan Italia. Namun, peluang tersebut bisa dimentahkan oleh kiper Azzuri Gianluigi Buffon. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Argentina dengan skor 2-0.

Pemain berusia 30 tahun tersebut menganggap kemenangan atas Italia merupakan hal yang penting buat negaranya. Namun ia menyadari timnya bermain sedikit berbeda jika tanpa bintang Barcelona, Messi.

"Saat Messi bermain, dia menarik banyak bek lawan dan membuat ruang buat yang lain. Namun tanpa dia, kami seharusnya lebih banyak menguasai bola," ujar Otamendi kepada TyC Sports.

"Kami sedang berkembang, sedikit demi sedikit, tapi masih harus memperbaiki pertahanan. Saya selalu menginginkan yang terbaik dari diri saya sendiri dan bekerja keras dalam diam," lanjutnya.

"Hal terpenting adalah kami bisa menahan bola dalam waktu yang lama," tandasnya.

Sebagai informasi, Messi tidak terlibat dalam laga persahabatan tersebut karena mengalami cedera ringan usai sesi latihan. Namun, pemain berusia 30 tahun tersebut optimis bisa bermain saat melawan Spanyol nanti.

Messi Akui Telah Mengalami Cedera Dalam Waktu yang Lama

Bintang Argentina Lionel Messi mengaku telah menderita dalam waktu yang cukup lama berkat cedera hamstring yang dideritanya. Dia pun berharap bisa bermain melawan Spanyol dalam laga persahabatan hari Rabu nanti.

Messi harus absen dalam laga persahabatan melawan Italia yang digelar di Etihad Stadium, Sabtu (24/3) dini hari. Dalam pertandingan tersebut, Argentina sukses menaklukkan Azzuri dengan skor 2-0.

Messi mengalami cedera saat sesi latihan terakhir bersama Argentina dan membuatnya harus menepi sementara. Jorge Sampaoli sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa cedera pemain Barcelona tersebut tidak parah.

Pemain berusia 30 tahun tersebut mengungkapkan telah mengalami cedera ini sejak lama. Ia pun mengaku harus istirahat saat melawan Italia, namun optimis bisa kembali merumput bersama La Albiceleste saat melawan Spanyol nanti.

"Saya telah mengalami cedera hamstring ini dalam waktu yang cukup lama," ujarnya kepada TyC Sports sebelum pertandingan.

"Saya ingin bermain, tapi perjalanan menuju ke Piala Dunia masih panjang. Kami memutuskan untuk istirahat, tapi saya optimis bisa bermain melawan Spanyol," lanjutnya.

Messi merupakan salah satu pemain penting bagi Argentina dan telah memberikan kontribusi dalam 123 penampilannya di ajang internasional. Selain itu, ia juga telah mencetak 61 gol.

Rodrigo Dedikasikan Golnya Kepada Canizares

triker Spanyol Rodrigo Moreno mendedikasikan gol yang ia sarangkan ke gawang Jerman untuk Santiago Canizares. Mantan pemain Valencia tersebut sedang berduka setelah ditinggal oleh mendiang anaknya karena menderita kanker.

Sebagai informasi, Spanyol bertemu dengan Jerman di laga persahabatan menjelang Piala Dunia 2018, Sabtu (24/3) dini hari. Rodrigo mencetak satu gol setelah memanfaatkan operan dari Andres Iniesta. Namun Jerman berhasil menyamakan kedudukan berkat aksi Thomas Muller di menit ke-35.

Rodrigo mengungkapkan bahwa gol yang tercipta di laga tersebut ia dedikasikan kepada Santiago Canizares. Seperti yang diketahui, pemain beusia 27 tahun merupakan salah satu ujung tombak dari Los Che.

"Saya ingin mendedikasikan gol ini kepada Canizares, dan mengharapkan yang terbaik untuknya. Kami bersama dia di momen ini," ujar Rodrigo.

Selain itu, Rodrigo juga membicarakan performa timnya saat melawan Jerman dini hari tadi. ia menganggap Spanyol bermain baik dan mampu menciptakan banyak peluang.

"Kami bermain baik. Kami memiliki peluang lebih banyak dari mereka dan mengendalikan permainan," tambahnya.

"Saya mencoba melakukan yang terbaik untuk tim di lapangan. Itu adalah pertandingan yang bagus dari segi individu dan kolektif," tandasnya.

Rodrigo berhasil menunjukkan ketajamannya di depan gawang bersama Valencia musim ini. Ia juga telah menyarangkan 13 gol dalam 28 penampilannya di La Liga. 

Ibrahimovic belum Menutup Peluang Bermain di Piala Dunia

Mantan penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic mengatakan bahwa dirinya masih mungkin akan keluar dari masa pensiun dan turut berkiprah di Piala Dunia 2018 nanti. Namun, pemain berusia 36 tahun tersebut mengaku belum membuat keputusan.

Ibrahimovic baru-baru ini mengakhiri kontraknya bersama Manchester United dan bergabung dengan LA Galaxy. Selain itu, dia juga telah memutuskan untuk pensiun dari pentas internasional usai Swedia gugur di babak grup Euro 2016 lalu.

Namun, keberhasilan Swedia melewati babak kualifikasi Piala Dunia lalu membuatnya berpikir-pikir lagi untuk membela negaranya. Sebagai informasi, Swedia berhasil menyingkirkan Italia di fase playoff dengan agregat 1-0.

Sang pemain berujar akan kembali ke skuat Swedia jika merasa dirinya masih tetap nyaman bermain di pentas internasional. Untuk saat ini, ia mengaku ingin fokus beradaptasi dengan tim barunya, LA Galaxy.

"Mereka menghubungi saya setiap hari, menanyakan perasaan saya, keinginan saya, apa yang sedang saya pikirkan, dan situasi saya saat ini," ujar Ibrahimovic kepada MLSsoccer.com.

"Bila saya merasa baik dan bisa melakukan sesuai kemampuan, pintu akan selalu terbuka," lanjutnya.

"Ini tak ada hubungannya dengan pihak mereka (Swedia), ini tentang saya. Jika saya mau, saya akan berada di sana. Jika tidak, saya tidak akan ada di sana," pungkasnya.

Ibrahimovic saat ini merupakan pemegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Swedia. Ia membukukan 62 gol dalam 116 pertandingan bersama Swedia di sepanjang karirnya.

Zanetti Percaya Inter Bisa Lolos Ke Liga Champions

Wakil Presiden dan legenda Inter Milan Javier Zanetti sangat percaya diri dengan peluang timnya bermain di ajang Liga Champions musim depan. Selain itu, ia juga berharap striker andalannya Mauro Icardi bisa bermain di Piala Dunia 2018 nanti.

Inter saat ini berada di peringkat empat Serie A dan masih di bayang-bayangi oleh Lazio yang berada satu peringkat di bawahnya. Nerazzuri berpeluang melebarkan jarak jika mampu menang dalam laga derby yang sempat tertunda.

Meskipun masih berpeluang untuk dilewati Lazio, namun Zanetti yakin timnya bisa mendapatkan jatah di Liga Champions musim depan. Sebab, ia percaya timnya mampu melewati masa-masa sulit.

"Saya sangat percaya diri, karena kami berhasil melewati masa-masa yang sulit," ujar Zanetti kepada Premium Sport.

"Tahu cara untuk melewatinya adalah hal yang penting, dan tim ini membuktikan bahwa mereka tahu caranya," lanjutnya.

Selain itu, striker andalan Inter Milan Mauro Icardi baru-baru ini tak mendapat panggilan untuk membela timnas Argentina di laga persahabatan meskipun telah mencetak gol ke-100 bersama Nerazzuri. Menanggapi hal itu, Zanetti pun berharap Sampaoli mau memberikan tempat untuk sang pemain di dalam skuat La Albiceleste.

"Yang penting Mauro tetap melanjutkan performanya seperti ini, saya berharap dia bisa bermain di Piala Dunia," pungkasnya.

Usai jeda internasional, Inter akan menghadapi Verona di laga lanjutan Serie A pada akhir pekan nanti. Setelah itu, Nerazzuri akan melakoni laga derby melawan AC Milan.

Tak Hanya Madrid, Kane Kini Masuk Radar Raksasa Eropa Ini

uara La Liga, Real Madrid mendapatkan pesaing untuk merekrut Harry Kane di musim panas ini. Penyerang Tottenham Hotspur itu dikabarkan juga masuk dalam daftar belanja Bayern Munchen.

Real Madrid sendiri memang tengah gencar diberitakan memburu striker baru di musim panas nanti. Anjloknya performa Karim Benzema musim ini membuat mereka terpaksa berburu predator baru di bursa transfer nanti.

Salah satu kandidat kuat yang ingin didatangkan Madrid adalah sosok Harry Kane. Penyerang 24 tahun ini sudah memiliki reputasi sebagai predator di EPL, di mana dua musim terakhir ia berhasil menggondol pulang dua sepatu emas EPL.

Namun menurut laporan Marca, Madrid bakal punya pesaing berat untuk mendapatkan Kane. Berita itu menyebutkan bahwa Kane juga masuk incaran raksasa Jerman, Bayern Munchen.

Kane sendiri kabarnya disiapkan menjadi kandidat pengganti Robert Lewandowski. Penyerang Timnas Polandia itu tengah dikabarkan tidak bahagia di Bayern dan disebut ingin angkat kaki dari Allianz Arena di musim panas nanti.

Namun Kane bukan prioritas utama The Bavaria. Mereka lebih suka mengejar talenta lokal, Timo Werner untuk menjadi striker mereka namun jika mereka gagal, maka mereka akan merekrut Kane.

Prancis Dikalahkan Kolombia, Begini Penyesalan Varane

Bek Prancis, Raphael Varane menyatakan bahwa timnya mudah kehilangan fokus. Hal ini dikatakannya usai Les Bleus dipermalukan Kolombia 2-3 di Stade de France dini hari tadi.

Dalam laga ini, Prancis sejatinya unggul dua gol lebih dulu lewat aksi Olivier Giroud dan Thomas Lemar. Namun Les Bleus dipaksa menderita kekalahan usai tim tamu membalikkan keadaan berkat gol Luis Muriel, Radamel Falcao dan penalti Juan Quintero.

"Seringkali kami kehilangan konsentrasi. Kami memulai laga sangat baik dengan mencetak dua gol, lalu kami sedikit bersantai. Ada juga kesalahan individu," ujar Varane kepada TMC.

"Ini adalah laga untuk melatih dan memperbaiki permainan. Kami tahu mereka (Kolombia) adalah tim yang agresif. Kami mengontrol awal pertandingan tapi kami harus konsisten selama 90 menit," lanjut bek asal Real Madrid itu.

Usai melawan Kolombia, Prancis akan menjajal kekuatan negara tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia di St Petersburg pekan depan.

Kemenangan Inggris Atas Belanda Bikin Southgate Puas

Manajer Inggris, Gareth Southgate mengaku sangat puas dengan penampilan timnya kala mempecundangi tuan rumah Belanda dengan skor 1-0 dalam laga persahabatan internasional dini hari tadi.

Gol tunggal Jesse Lingard di babak kedua yang juga merupakan gol debut pemain Manchester United itu di kancah internasional sudah cukup untuk membawa The Three Lions pulang dengan meraih kemenangan.

"Laga ini merupakan tes yang bagus bagi kami, kami bertandang ke markas lawan dan berhasil mengontrol pertandingan," ujar Southgate seusai laga kepada ITV.

"Kami menguasai bola dengan sangat bagus dalam 60-65 menit, mungkin penyelesaian akhir yang lebih baik di kotak pertahanan lawan dibutuhkan tapi kami sangat solid. Kami menampilkan permainan yang bagus dalam membangun serangan," lanjutnya.

Usai pulang dari Amsterdam, Inggris bakal menjajal kekuatan negara dengan tradisi kuat yang tak lolos ke Piala Dunia 2018, Italia dalam laga persahabatan di Wembley pekan depan.

Gol Debut Lingard Antar Inggris Pecundangi Belanda

Inggris menuai hasil positif dalam persiapan mereka menuju Piala Dunia 2018 usai mempermalukan tuan rumah Belanda 1-0 dalam laga persahabatan internasional yang dihelat di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Sabtu (24/3).

Gol tunggal kemenangan The Three Lions dicetak Jesse Lingard ketika laga memasuki menit ke-59.

Permainan terbuka sudah diperagakan kedua tim sejak menit pertama. Meski demikian, belum ada peluang berbahaya yang dihasilkan keduanya.

Laga baru berjalan 10 menit, Inggris harus kehilangan bek Joe Gomez yang mengalami cedera. Posisinya pun digantikan pemain asal Leicester City, Harry Maguire.

Inggris bermain cukup impresif sepanjang babak pertama. Sayang lini depan mereka kurang tajam di kotak penalti lawan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Inggris kembali meneruskan dominasi mereka. Hasilnya didapat di menit 59 kala tembakan Lingard gagal diamankan dengan baik oleh Jeroen Zoet. Ini merupakan gol debut Lingard di kancah internasional.

Meski kedua tim sama-sama menyerang, akan tetapi tak ada gol tercipta di sisa laga. Skor 1-0 untuk kemenangan Inggris menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain
Belanda: Zoet; De Ligt, De Vrij (Weghorst 89'), Van Dijk; Hateboer, Wijnaldum, Strootman (Van de Beek 89'), Van Aanholt; Promes (Propper 66'), Dost (Babel 66'), Memphis.

Inggris: Pickford; Walker, Stones, Gomez (Maguire 10' (Dier 89')); Trippier, Oxlade-Chamberlain, Henderson, Rose (Young 71'); Lingard (Alli 68'), Sterling (Welbeck 68'), Rashford (Vardy 68').

Batigol Klaim Messi Tak Akan Bisa Saingi Maradona

Legenda timnas Argentina Gabriel Batistuta mengklaim Lionel Messi tak aka pernah bisa menyangi Diego Maradona sebagai pesepakbola terhebat di muka bumi ini karena ia tak punya karisma seperti yang dimiliki seniornya itu.

Maradona sudah tercatat sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepakbola. Saingan terberatnya adalah legenda sepakbola Brasil, Pele.

Kemudian muncullah sang superstar Barcelona, Messi. Ia punya skill yang dianggap mirip Maradona. Bahkan bisa jadi lebih hebat dari seniornya itu.

Messi kemudian dianggap telah menyamai, atau bahkan melewati status Maradona. Akan tetapi Batistuta mengklaim bahwa La Pulga tak akan bisa bisa menyamai level pemain yang pernah mencetak gol tangan Tuhan itu.

Penyebabnya cuma satu. Ia dianggap tak memiliki karisme sebesar Maradona, yang juga pernah memenangkan gelar Piala Dunia.

"Bagi saya, Maradona adalah yang terhebat," kata Batistuta kepada Corriere dello Sport.

 Diego juga mewakili Argentina dalam banyak hal, bukan hanya sepakbola. Ia adalah pemain pertama yang membawa kami ke bintang, memenangkan Piala Dunia. Ia memiliki karisma, ia memiliki bakat dan imajinasi yang langka," pujinya.

"Messi, meskipun secara teknis ia sama atau mungkin lebih tinggi, tidak bisa menandinginya. Lionel tidak memiliki karisma seorang Maradona," tegasnya.